SEJARAH BATU QUR'AN

Diposting oleh Jack Fals pada 18:22, 03-Des-11

Di: SEJARAH

batu-quran.jpg

BATU Qur’an. Dari namanya pastilah yang terbayang adalah sebuah batu di mana terdapat tulisan ayat suci Al Qur’an.

Apakah tulisan ayat suci al-Qur’an pada batu itu dapat dilihat dengan kasat mata? Sayajadi penasaran ingin melihat secara langsung.

Sesampainya di Cibulakan, sekitar 20 kilometer dari kota Pandeglang, Banten, saya langsung mendatangi lokasi di mana Batu Qur’an itu berada. Ternyata mata telanjang saya sama sekali tidak bisa melihat tulisan ayat suci al-Qur’an pada batu tersebut Selain batu tersebut terendam dalam kolam air, permukaan batu juga sudah ditumbuhi lumut. Saya menduga lumut tersebut sudah menutupi tulisanal-Qur’an. Seorang pria yang tengah berendam di dekat batu tersebut mengatakan,”kalau mau lihat tulisannya harus pakai kaca pembesar”. Tetapi, menurut seorang penjaga bernama Sodiqin, secara kasat mata batu tersebut akan terlihat seperti batu pada umumnya. Dan katanya, dengan cara apapun dan dengan alat apapun tidak akan bisa terlihat tulisan al-Qur’an di batu tersebut. “Tulisan Al Qur’an pada batu itu hanya bisa dilihat dengan mata batin,” katanya. Itu artinya, lanjut Sodiqin, hanya orang dengan hati dan jiwa yang bersih bisa melihat tulisan al-Qur’an pada batu tersebut. Itupun terlebih dahulu harus melakukan beberapa proses ritual, seperti berpuasa, shalat,dzikir dan memanjatkan doa kepada Allah SWT. “Sebab, hanya atas izin Allah seseorang bisa melihat,” tambahnya.Para peziarah yang datang meyakini air dari kolam Batu Qur’an memiliki khasiat sebagai obat. Kemudian, bagi yang bisa menyelam dan berenang sambil mengitari batu Qur’an sebanyak tujuh kali, permintaannya akan terkabul. Masih banyak hal-hallain yang diyakini para peziarah.

Namun, yang paling meyakinkan adalah Batu Qur’an berkaitan erat dengan nama Syekh Maulana Mansyur, seorang ulama terkenal di jaman kesultanan Banten abad ke-15. Tapi sebenarnya, Batu Qur’an di Cibulakan adalah replika dari Batu Qur’an yang ada di Sanghyang Sirah, Taman Nasional Ujung Kulon.

Batu Quran di Sanghyang Sirah berkaitan erat dengan sejarah Sayidina Ali, Prabu Kian Santangdan Prabu Munding Wangi. PrabuKian Santang “diislamkan” oleh Sayidina Ali ketika beliau melakukan perjalanan ke jazirah Arab. Singkat kisah, Sayidina Ali ingin menemui Prabu Kian Santang di Godog Suci, Garut, untuk mengajarkan Islam dan menyerahkan Kitab Suci al-Quran.

Sayangnya, Prabu Kian Santang telah pergi ke Sanghyang Sirah, Ujung Kulon, untuk menemui ayahandanya, Prabu Munding Wangi. Prabu Kian Santang ingin menyampaikan bahwa dirinya sudah menjadi seorang muslim. Sayidina Ali lalu menyusul ke Sanghyang Sirah. Tapi, sampai di tempat tujuan, Syaidin Ali hanya bisa bertemu Prabu Munding Wangi. Prabu Munding Wangi mengatakan kepada Sayidina Ali kalau Prabu Kian Santang telah pergi lagi dan menghilang entah ke mana setelah mendapat restu dari ayahandanya. Akhirnya Sayidina Ali menitipkan kitab al-Qur’an untuk diberikan kepada Prabu Kian Santang apabila suatu saat berkunjung ke Sanghyang Sirah.Prabu Munding Wangi menerima kitab al-Qur’an dengan lapang dada dan disimpannya di dalam kotak batu bulat. Kemudian kotak batu berisi al-Qur’an tersebut ditaruh di tengah batukarang yang dikelilingi oleh air kolam yang sumber airnya berasal dari tujuh sumber mataair (sumur). Sebelum pergi dari Sanghyang Sirah, Sayidina Ali mohon sholatterlebih dahulu di atas batu karang yang sekarang sering disebut Masjid Syaidinna Ali. Dengan kuasa Allah SWT, Sayidina Ali langsung menghilang entah ke mana. Mungkin kembali ke jazirah Arab.

Peristiwa Batu Qur’an ini beberapa abad kemudian diketahui oleh Syekh Maulana Mansyur berdasarkan ilham yang didapatnya dari hasil tirakat. Segeralah Syekh Maulana Mansyur berangkat ke Sanghyang Sirah. Betapa kagumnya Syekh Maulana Mansyur melihat kebesaran Allah lewat mukjizat Batu Qur’an di mana dari air kolam yang bening terlihat dengan jelas tulisan batu karang yang menyerupai tulisan al-Qur’an. Karena jauhnya jarak Sanghyang Sirah dan membutuhkan waktu dan energiyang luar biasa, maka untuk memudahkan anak cucu atau pun umat Islam yang ingin melihat Batu Qur’an maka dibuatlah replika Batu Qur’an dengan lengkap sumur tujuhnya di Cibulakan Kabupaten Pandeglang.

Saat ini saja untuk menuju Sanghyang Sirah lewat Taman Jaya membutuh waktu 2 hari satu malam dengan berjalan kaki dan membutuhkanwaktu 5 jam dengan menggunakan kapal laut dari Ketapang, Sumur menuju Pantai Bidur yang dilanjutkan berjalan kaki selama hampir 1 jam menuju Sanghyang Sirah. Bisa dibayangkan berapa lama waktuyang dibutuhkan untuk mencapai kesana pada jamannyaSyekh Maulana Mansyur.Di tulis oleh:widhy permana (jackfals.com)


Menu Lain

*photo iwan fals part 1

*photo bugil indo part 1

*mp3 indo hits

*Sejarah Bendung Pamarayan

*Smadav Anti Virus

*Sejarah Batu Qur'an

*Tips Berhenti Meroko

*X-plore s60v2

*Mp3 iwan Fals part 1

*Tips memelihara ayam aduan

*Tips Mengetahui No hp

*Mp3 iwan fals part2

*Phyton s60v2

*Mp3 iwan fals

*photo iwan fals part2

*Cara posting via pesan singkat

*Lyrick ttpod iwan fals part 1

*Aplikasi Opman s60v2

*Fonts apple casual s60v2

*Biografi Iwan fals

*Kode Warna html

*Winxp Silver s60v2

*Lyrik ttpod iwan fals part 2

*Cara upload file ke mywapblog

*Tips Mempercepat Koneksi Operamini

*Tts Luna Maya

*1 Menit Mengubah&Menghapus Speed Dial Operamini

*Aplikasi Facebook Gratis Smua Operator

*simcard ku simcard keramat.

*Tai Kucing Vs Tai Anjing.

*Ngeblog sambil cari uang.

*Cara membuat link download.

*Cara menampilkan gambar pada postingan.

*Cara membuat background warna pada teks postingan.

*Cara memberi efek stabilo pada teks postingan.

*Cara verifikasi Blog



Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

3 tanggapan untuk "SEJARAH BATU QUR'AN"

Chomei Kanagaki pada 21:00, 03-Des-11

thnx sobat biggrin

Jack pada 21:22, 03-Des-11

@Chomei Kanagaki,sama2 bro

Ringgo pada 11:16, 19-Jul-12

sip teRUskan gan, ane daRi cibulakan aSLi. Bt. qur'an. Law kesini mampir ya kerumah,

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Email:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar